Ratusan pelajar ramaikan Tbotics Festival 2026 di Plaza Kalibata

Ratusan pelajar SD hingga SMP dari DKI Jakarta dan Tangerang Selatan memadati Plaza Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (25/04/2026) untuk mengikuti Tbotics Festival 2026, sebuah ajang robotika yang menampilkan lomba, pameran, workshop, dan talkshow. Sekitar 370 peserta dari 36 sekolah ambil bagian dalam kompetisi yang menonjolkan kecakapan teknis sekaligus kreativitas siswa.

Festival yang berlangsung seharian itu menghadirkan empat kategori lomba utama: Mission Senior, Arduino, Battle Robo, dan Soccer Robo. Suasana kompetisi berlangsung sengit dan penuh semangat; dari fase perakitan hingga babak adu kemampuan robot, para peserta tampak fokus dan antusias.

Ratusan pelajar ramaikan Tbotics Festival 2026 di Plaza Kalibata

“Kami menyelenggarakan festival ini untuk mengenalkan dunia robotika secara menyenangkan sekaligus bermakna,” kata Eduardus Gunawan, CEO Tbotics Education. “Robotik bukan sekadar mainan atau mesin; ini adalah hasil kreativitas dan inovasi yang bisa menjadi solusi nyata. Sesuai tagline kami, ‘Let’s Learn & Play with Robotics’, anak-anak diajak bermain sambil belajar membuat karya sendiri.”

Kompetisi dan pameran: praktek langsung dan presentasi tim

Selain kompetisi, festival menyediakan area pameran di mana tim-tim kecil beranggotakan tiga sampai lima siswa memamerkan hasil karya dari sekolah binaan Tbotics. Peserta mempresentasikan desain dan fungsi robot di depan juri dan pengunjung, menjadikan pameran sebagai kesempatan untuk mengasah kemampuan komunikasi sekaligus membagikan ide inovatif.

“Ini bukan sekadar ajang menang-kalah. Siswa belajar bekerja tim, berpikir kritis, dan menyampaikan gagasan teknis secara jelas,” ujar salah satu guru pendamping dari sekolah peserta. Panitia juga menilai aspek kreativitas dan aplikasi praktis robot dalam penilaian pameran.

Workshop dan talkshow: menyesuaikan level dan kebutuhan pembelajaran

Tbotics Festival 2026 menyelenggarakan sejumlah workshop dengan materi yang disesuaikan bagi level SD dan SMP, mulai dari dasar pemrograman Arduino hingga strategi desain robot untuk kompetisi. Workshop tersebut dipandu instruktur dari Tbotics dan komunitas robotika lokal.

Dalam sesi talkshow, MTsN 17 Jakarta menjadi salah satu narasumber ketika kepala sekolah, Ibu Hj. Nur Azijah, menjelaskan integrasi teknologi dalam proses pembelajaran. “Sekarang teknologi sudah menyatu dengan semua mata pelajaran di sekolah. Bukan lagi mapel terpisah, tetapi alat untuk membuat pembelajaran lebih inovatif. Dunia robotik juga menuntut siswa untuk berpikir lebih kritis dan kreatif,” kata Nur Azijah.

Dampak pendidikan dan pengembangan keterampilan

Penyelenggara menekankan bahwa festival bertujuan mendorong minat STEM (sains, teknologi, teknik, matematika) sejak dini dan menyiapkan ekosistem pembelajaran yang inklusif. Para peserta mendapatkan pengalaman langsung merancang, membangun, dan menguji robot—proses yang dianggap mampu meningkatkan keterampilan problem solving dan kolaborasi.

Seorang peserta SMP yang berhasil masuk babak final Soccer Robo mengatakan ia termotivasi melakukan eksperimen kode dan desain supersonik sederhana untuk meningkatkan performa robotnya. “Gak cuma seru, kita juga belajar banyak. Kalau robot kita bisa jalan atau nge-soccer, rasanya puas banget,” kata siswa tersebut.

Penyelenggaraan dan partisipasi komunitas

Tbotics Festival 2026 diorganisir oleh Tbotics Education bekerja sama dengan sekolah-sekolah binaan dan komunitas robotics setempat. Catatan panitia menunjukkan tingginya animo peserta dan pengunjung, dengan banyak sekolah yang mengirimkan lebih dari satu tim untuk berbagai kategori.

“Respons ini menunjukkan bahwa minat terhadap robotika di tingkat dasar dan menengah sangat besar. Kami berharap kegiatan seperti ini terus tumbuh dan memberi ruang ekspresi bagi kreativitas anak-anak,” tambah Eduardus Gunawan.

Latar belakang dan prospek ke depan

Tbotics Festival merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Tbotics Education untuk memasukkan robotika ke kurikulum nonformal dan kegiatan ekstrakurikuler. Dengan meningkatnya keterlibatan sekolah dan komunitas, penyelenggara berencana meningkatkan jangkauan acara pada penyelenggaraan berikutnya, termasuk menambah kategori lomba dan modul pelatihan untuk guru.

Dengan kombinasi kompetisi intens, pameran kreatif, dan program edukatif, Tbotics Festival 2026 menegaskan peran kegiatan robotika sebagai wadah pembelajaran praktis yang mengasah keterampilan abad ke-21. Penyelenggara mengajak sekolah lain untuk bergabung pada edisi berikutnya: “See you on next event, Tbotics guys!”

Tinggalkan Balasan