Tips Bangun Rumah dengan Jasa Pemborong

Jadi kamu ingin membangun rumah dengan jasa pemborong, tapi tidak tahu apa saja yang perlu dipikirkan. Nah, baca terus artikel ini karena kita akan membahas sedikit tips menggunakan jasa pemborong untuk membangun rumah. Pasalnya tidak sedikit terjadi kasus pembangunan rumah dengan jasa pemborong yang pada akhirnya merugikan salah satu pihak, entah itu pihak pemilik rumah atau pihak pemborong.

Hal seperti ini umumnya terjadi karena ketidakmatangan dalam perencanaan. Dari sekian banyak kasus, 70% pihak yang dirugikan adalah pemilik rumah. Kerugian ini bisa berupa penurunan kuantitas dan kualitas fisik bangunan, bahkan ada juga pekerjaan konstruksi yang belum rampung dan sudah ditinggal pergi pemborongnya. Semua itu tentunya bisa dihindari dengan kerjasama yang baik dari kedua belah pihak. Lantas bagaimana caranya?

1. Matangkan perencanaan kemampuan budget dan model rumah yang Anda inginkan.

Dengan menentukan batasan kemampuan budget serta model yang anda inginkan, kamu akan punya gambaran yang lebih jelas sebelum mengkonsultasikan kepada pihak lainnya.

2. Gunakan jasa arsitek dalam mendesain rumah.

Anda konsultasikan kepada arsitek kemampuan budget dan model rumah yang anda inginkan agar desain yang dikeluarkan oleh arsitek sesuai dengan budget Anda. Selain produk gambar perancangan, arsitek juga mengeluarkan dokumen RAB. Dokumen ini merinci lebih jelas material, volume dan harga satuan yang sudah disesuaikan dengan harga lokasi kota setempat. Dengan begitu Anda punya pegangan model desain dan harga yang terukur. Berbekal dokumen tersebut, Anda kemudian bisa mencari pemborong.

3. Buatlah kontrak kerja dengan pemborong.

Jangan karena pemborongnya adalah relasi atau teman Anda, lantas mengabaikan kontrak kerja. Mereka yang sudah berstatus sebagai pemborong harus bisa bekerja dan memegang amanat secara profesional. ini juga sebagai bukti penguat di mata hukum jika di kemudian hari terjadi persengketaan.

4. Carilah pemborong yang setuju dengan gambar perancangan & RAB yang dikeluarkan arsitek.

Dalam hal ini biasanya pemborong juga mengeluarkan penawaran harga, dan itu wajar. Yang terpenting jangan sampai pemborong melakukan penawaran yang berisi perubahan pada desain dan material yang sudah dibuat oleh arsitek sebelumnya dan merupakan kesatuan utuh sebuah perencanaan. Kebanyakan yang terjadi di lapangan, pemborong hanya melakukan negosiasi penawaran harga. Saya sarankan setujuilah penawaran tersebut jika tidak melebihi toleransi 5 sampai 10% dari RAB yang dikeluarkan oleh arsitek.

5. Carilah pemborong yang setuju dengan sistem pembayaran secara termin.

Sistem pembayaran termin ini sangat penting dan harus dilakukan oleh kedua belah pihak. Biasanya pembayaran termin ini bisa 3 sampai 5 kali pembayaran, tergantung kesepakatan. Memilih sistem pembayaran termin ini dimaksudkan agar tidak ada penyelewengan dana oleh pemborong. Dalam prakteknya, sistem pembayaran termin ini berdasarkan persentasi progres pembangunan. Misalkan pembayaran tahap 1 dilakukan setelah progress mencapai 30% dan pembayaran ke-2 60% dan yang ke-3 90%, lalu sisanya 10% disimpan oleh pemilik sebagai jaminan garansi.

6. Meeting laporan progress.

Mintalah kepada pemborong untuk diadakan meeting laporan progress. Pelaksanaannya bisa setiap 1 minggu sekali selama proses pembangunan. Biasanya pemborong mengeluarkan laporan dalam bentuk bagan. Dengan begitu, Anda sebagai pemilik rumah akan mengetahui pekerjaan mana saja yang belum dilaksanakan. Meeting laporan ini bisa dijadikan acuan juga untuk melakukan termin pembayaran.

7. Pemborong yang bersedia berikan garansi.

Garansi sangatlah penting. Biasanya 10% dari total harga yang disepakati ditahan oleh pemilik sebagai garansi. Masa garansinya bisa 1 sampai 3 atau 6 bulan, tergantung kesepakatan. Jika dalam masa pemeliharaan terjadi atau terdapat kerusakan pada fisik bangunan, misalkan adanya kebocoran atau retak dinding, pemborong akan menggunakan dana 10% ini untuk melakukan perbaikan. Namun jika masa garansi tidak ada perbaikan atau kerusakan, maka pemilik wajib menyerahkan dana 10% tadi ke pemborong.

Demikian tips menggunakan jasa pemborong untuk bangun rumah.